CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Thursday, May 5, 2011

# a note for love

Untukmu bintang, yang kutitipkan puluhan rasa dan berjuta mimpi...



"Mencintaimu itu seperti candu, bikin sakau karena rindu".

pada saatnya

pada saatnya....diujung perjalanan
ketika jarak tak lagi menghalangi kita
kan kubuat kau terjaga dari lelap tidurmu
lalu kudamparkan hasrat yang hangat di bakar rindu
dengan gelegak gairah dijiwa,
genangan cinta di palung kalbu
dan getar cumbu yang tak berkesudahan

pada saatnya...
kan ku buat bulan meleleh karena cemburu
menyaksikan tarian cinta kita yang nirwana

kita dan cinta

Cinta adalah ketika aku membangunkanmu dari tidur lelapmu, menggodamu dengan rayuanku mencoba mengusir rasa kesalmu, tertawa tawa dan akhirnya saling bermanja berpelukan dalam kejauhan jarak tapi selalu merasakan kehangatannya dalam hati.

Cinta adalah ketika aku, kamu saling berprasangka dalam pikir, gelisah dan gundah akan rasa yang mengelabui hati, dan kemudian saling jujur mengungkapkan kegalauan, lalu saling memaapkan, melupakan kalo itu pernah singgah di pikir., dan pada akhirnya kita tertawa tawa akan kekonyolan pikiran kita sendiri.

Cinta adalah angka angka yang aku, kamu tekan setiap hari, angka angka yang bahkan tanpa kita minta dari otak, jari jari kita sudah memutarnya dengan sendiri, angka angka yang membuat kita saling berhubungan, yang meluaskan rasa kangen yang biasa menyempit di dada.

Cinta adalah kamu, kekasih.. sapuan beraneka warna di atas kanvas yang selalu memberiku gembira, tawa, asmara juga bahagia.



Aku mencintaimu dalam setiap gerak waktu, dalam alir darah ke jantungku.

Sweet Goodbye

Aku bukan seorang pujangga, yang sanggup menulis kepedihan dengan indah, atau merangkai puisi cantik pada saat terluka.....



Pergilah kalau itu membuatmu merasa bebas...

mungkin untuk sesaat hatiku akan menjadi lebih dingin dari biasanya, aku ingin melupakan saja bagaimana rasa hangat sebelum ini, biarkan saja ia menguap, menyelip di antara awan dan gugur sebagai hujan, toh nanti pelangi akan datang membantu mengajarkan padaku bagaimana cara termudah untuk melupakan.

Percayalah tak akan kau lihat luka apalagi tangis.
Aku telah siap pada kehilangan, karena rindu telah banyak mengajarkanku hakikat pertemuan.



Pada akhirnya kita semua kembali kepada kekosongan..

Rindu

diantara keleluasaan langit dan rahasia semesta, aku tengadah... menitipkan rindu pada udara, berharap sampai juga kau rasa......

Monday, August 23, 2010

Tentang waktu

seperti laut dan langit memang tempat kita berjumpa di cakrawala,
di bidang mana biruku dan birumu bersentuhan merasakan getaran hangat yang mengaburkan batas
didimensi mana kita saling berdekapan dengan mata terpejam, riuh dalam lena membiarkan kesejukan rindu meyerap, seperti tak ada sekat

Jika memang saat ini kita hanya bisa berjumpa di ujung cakrawala
maka jadilah...

karena dimanapun, aku percaya
di keleluasaan tanpa tepi
hati kita selalu bertaut di kesamaan rasa
biru kita akan selalu sama
selalu bertabur rindu
selalu bercengkrama.



kini bagiku cinta bukan harus berhadapan, bukan hanya sekedar perpegangan tangan, atau bertukar rayuan dengan kata kata indah, kini cinta bagiku adalah sesuatu yang mampu kurasa walaupun tak kusentuh,.. sesuatu yang kupahami walaupun tak diucapkan, sesuatu yang terus tumbuh di kedalam hatiku, tanpa pernah mati oleh jarak dan waktu.

Cinta bagiku adalah

Kamu

Aku

Cinta bagiku kini adalah Kita

Friday, April 16, 2010

...........

Di angan rindu bertahta
di hati cinta bergelora
di matamu
kutemukan semuanya indah

Kamu dan tiga kata

tawa dan senyummu adalah racun rindu
renggut ruang dan waktuku jadi bisu
mestinya kamu tau
tiga kata yang selalu kamu ucapkan itu
seperti halnya kamu..
masih dan selalu saja memabukanku

Monday, April 12, 2010

Mencintaimu

Seutuhnya.
Bukan semata kilauan raga yang terpancar dari parasmu
setetapinya paduan gemintang yang bersinar dari kedalaman jiwa raya raya hatimu

Thursday, February 25, 2010

Tentang Rasa *yang katamu berubah*

senja masih memamerkan sisa indahnya jingga
kita masih saja terdiam dalam jeda karena kehilangan kata
lalu tiba tiba kau mencetuskan sebuah tanya...
"waktu atau jarakkah yang membuat semuanya berubah!?"
" entahlah ...
kamu... terlalu jauhkah.. hingga aku merasa kehilangan
aku... terlalu dekatkah .. hingga kau merasa kesepian!?"